BANTUAN PENINGKATAN KESEJAHTERAAN BAGI GURU MDTA, RA, MI, MTS, MA NEGERI/SWASTA, TKQ/TKA-TPQ/TPA, GURU NGAJI LINGKUNGAN, GURU NGAJI MASJID DAN GURU PONDOK PESANTREN TAHUN ANGGARAN 2022

Nama Pemohon :
KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KOTA CILEGON

Alamat :
Jl. Sukabumi II kav. Blok I Kel.Ciwedus Kec.CIlegon Kota Cilegon 42418

Latar Belakang :
Bangsa Indonesia menyadari bahwa pendidikan memiliki peran yang sangat vital dalam mengembangkan potensi manusia hingga optimal untuk menjadikannya insan pembangunan yang berkualitas. Kesadaran tersebut telah dituangkan dalam Pembukaan UUD 1945 dengan pernyataan bahwa salah satu tujuan pembentukan Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Untuk itu setiap warga Negara wajib memperoleh pendidikan yang merata dan bermutu sesuai dengan minat dan bakat yang dimilikinya tanpa memandang status social, etnis, dan jenis kelamin. Secara historis, pendidikan diniyah dan pondok pesantren di Indonesia merupakan lembaga swadaya masyarakat yang tidak hanya menyelenggarakan layanan pendidikan semata, tetapi juga melakukan pemberdayaan masyarakat dan pusat keagamaan Islam. Pasca lahirnya Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2007 tentang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan sebagai Implementasi dari Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional, pendidikan Diniyah dan pondok pesantren sebagai pendidikan keagamaan Islam mendapatkan momentumnya tersendiri. Momentum itu kemudian diperkuat melalui Peraturan Menteri Agama Nomor 13 Tahun 2014 Tentang Pendidikan Kegamaan Islam yang kemudian disusul dengan peraturan Menteri Agama Nomor 18 Tahun 2014 tentang Satuan Pendidikan Muadalah pada Pondok Pesantren. Dengan lahirnya sejumlah aturan tersebut, pendidikan diniyah dan pondok pesantren mendapatkan penguatan kesetaraan, baik pada aspek kesetaraan regulasi, kesetaraan program maupun kesetaraan anggaran. Kedua peraturan Menteri Agama diatas, merupakan ikhtiar Kementrian Agama dan Masyarakat Pesantren untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi mutafaqqih fiddin (ahli ilmu agama 1 Islam) guna menjawab atas langkanya kader muttafaqqih fiddin dan memberikan civil effect bagi dunia pesantren, disamping sebagai bagian dari ikhtiar konservasi dan pengembangan disiplin ilmu-ilmu keagamaan islam

Maksud dan Tujuan :
Tujuan diberikan bantuan BPKG bagi tenaga pendidik MDTA, RA, TKQ/TKA-TPQ/TPA, MI, MTs, dan MA negeri/swasta serta guru ngaji lingkungan dan masjid kota Cilegon tahun 2022 adalah : 1. Kesenjangan tenaga pendidik MDTA, RA, TKQ/TKA-TPQ/TPA, MI, MTs, dan MA negeri/swasta serta guru ngaji lingkungan dan masjid semakin terpenuhi. 2. Penyebaran tenaga pendidik yang lebih merata 3. Peningkatan kualifikasi dan kompetensi tenaga pendidik 4. Nilai ujian nasional dapat meningkat 5. Peningkatan pembangunan sumber daya pendidik dan tenaga pendidik 6. Peningkatan bakat, motivasi, kreativitas seni pada peserta didik 7. Penghargaan dan apresiasi bagi tenaga pendidik yang profesional 8. Program pemerintah dan pemerintah daerah dalam pendidikan agama dan keagamaan dapat tercapai

Tanggal Masuk Proposal :
13 Apr, 2021

Detail Proposal

Tahapan : Proposal Terdaftar

Nomor Surat Permohonan :
-

Tanggal Masuk LPJ :
-

Rencana Penggunaan Dana

Dana Proposal Disetujui
GURU NGAJI LINGKUNGAN Rp. 21.300.000.000,- Rp. 0,-
GURU NGAJI MASJID Rp. 2.822.400.000,- Rp. 0,-
GURU MADRASAH Rp. 59.400.000.000,- Rp. 0,-
GURU TKQ/TKA-TPQ/TPA Rp. 12.660.000.000,- Rp. 0,-
GURU PONDOK PESANTREN Rp. 1.620.000.000,- Rp. 0,-
BIAYA OPERASIONAL Penyaluran BPKG Rp. 396.150.000,- Rp. 0,-
Total Rp. 98.198.550.000,- Rp. 0,-

Komentar