Alat Garis Tanam Padi/Caplak

Nama Pemohon :
Kelompok Tani Harapan Tani I

Alamat :
Link. Curug Katimaha Kelurahan Bagendung Kecamatan Cilegon

Latar Belakang :
Latar Belakang : Sektor pertanian merupakan urat nadi penggerak perekonomian di wilayah pedesaan. Sektor pertanian terbukti lebih tangguh bertahan dan mampu pulih lebih cepat dibanding dengan sektor lainnya, sehingga dapat berperan sebagai penyangga pembangunan Nasional. Oleh karena itu sektor pertanian mutlak diperhatikan dan ditingkatkan untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan mandiri. Namun demikian, sistem pertanian di Indonesia masih memerlukan upaya perbaikan agar terjadi peningkatan produktivitas dan daya saing pelaku usaha pertanian. Pembangunan pertanian merupakan salah satu unsur penggerak dinamika pembangunan yang telah menerapkan kerangka landasan menuju pertanian maju, efisien, mandiri dan tangguh yang ditandai dengan keseimbangan antara peran sektor pertanian dengan sektor industri. Usahatani Agribisnis merupakan kegiatan usahatani secara terpadu yang tidak saja dalam upaya budidaya. (on farm) tetapi juga meliputi usaha penyediaan sarana produksi, pengolahan dan pemasaran hasil pertanian yang didukung oleh jasa penunjang seperti lembaga keuangan, penyuluhan dan penelitian. Rendahnya kualitas SDM petani menjadi kendala dalam mengakses teknologi dan manajemen untuk mengelola usahatani secara efektif dan menguntungkan. Untuk mewujudkan program ketahanan pangan dan agribisnis, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam suatu rekayasa teknis, sosial ekonomi merupakan tuntutan yang harus mampu diterapkan oleh para petani sebagai pelaku utama kegiatan usahatani. Berdasarkan uraian diatas dalam rangka mewujudkan program ketahanan pangan dan agribisnis untuk meningkatkan kesejahteraan petani, perlu adanya beberapa upaya yang harus dilakukan oleh pemerintah salah satu diantaranya adalah ketersediaan sarana prasarana yang mendukung dalam proses produksi. Terbatasnya alat-alat pertanian seperti pembuat garis tanam/caplak yang dimiliki petani dalam menunjang pengaturan jarak tanam menyebabkan kurang optimalnya dalam pemeliharaan sehingga hasil panen rendah.

Maksud dan Tujuan :
aksud dan Tujuan : Dengan adanya kegiatan penambahan sarana prasarana produksi pertanian berupa pembuat garis tanam/Caplak diharapkan dapat memudahkan petani membuat garis/garitan sebagai tanda penanaman bibit padi dengan sistem jajar legowo pada jarak tanam yang telah ditentukan.

Tanggal Masuk Proposal :
07 Jun, 2018

Detail Proposal

Tahapan : Disposisi oleh Walikota

Nomor Surat Permohonan :
-

Tanggal Masuk LPJ :
-

Rencana Penggunaan Dana

Dana Proposal Disetujui
Alat Garis Tanam Padi/Caplak Rp. 8.500.000,- Rp. 0,-
Total Rp. 8.500.000,- Rp. 0,-

Komentar