Bantuan Pengembangan Budi Daya Kacang Tanah

Nama Pemohon :
HARYANTO

Alamat :
Link. Meluar Kelurahan tegal Ratu Kecamatan Ciwandan kota cilegon

Latar Belakang :
1.1 Latar Belakang Kota Cilegon merupakan daerah industri, berpenduduk sebanyak 331.024 jiwa, dengan luas wilayah 175,5 km2. Luas lahan pertanian terdiri atas; lahan sawah 2.308 ha, lahan kering 11.461 ha. Curah hujan yang dimiliki kota Cilegon yaitu tipe D dengan 4 bulan basah dan 8 bulan kering, dengan terbatasnya waktu hanya 4 bulan basah. Melihat kondisi tersebut, upaya untuk memenuhi kebutuhan pangan masih terus dilakukan oleh pemerintah dan petani, terutama oleh dinas Pertanian dan Kelautan Kota Cilegon. Program pembangunan pertanian yang meliputi program peningkatan ketahanan pangan, pengembangan agribisnis dan peningkatan pendapatan kesejahteraan petani bertujuan untuk ; pertama menyediakan bahan pangan seperti padi, jagung, kedelai, kacang tanah dan bahan pangan lainnya dalam rangka memenuhi kebutuhan pokok masyarakat, kedua mengembangkan komoditas-komoditas yang mempunyai nilai ekonomis dan berdaya saing tinggi dalam rangka memenuhi kebutuhan lokal dan eksport, dan ketiga bertujuan meningkatkan kualitas SDM pertanian agar mereka eksis dan mampu mandiri dalam rangka meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani. Keberhasilan produksi dan produktifitas tanaman pangan dan hortikultura sangat tergantung kepada tersedianya sarana dan prasarana produksi penggunaan teknologi, penanganan panen dan pasca panen sehingga produksi yang dihasilkan mempunyai mutu yang baik dan berdaya saing. Kacang tanah merupakan bahan pangan yang berpotensi di Cilegon, dengan luas tanam 2.218 ha setiap musimnya dan produktivitas baru mencapai 1,3 ton/ha. Kacang tanah sangat penting peranannya dalam memenuhi kebutuhan pangan yang bergizi karena kacang tanah merupakan sumber protein dan lemak nabati. Selain itu, kacang tanah juga mengandung bahan mineral yang terdiri atas unsur makro (Ca dan K) dan unsur mikro (Fe, Cl, B, Mn, Zn, Cu), sedangkan vitamin yang dikandung oleh kacang tanah berupa vitamin A, B, C, D, E dan K). Di bidang agroindustri, kacang tanah memiliki prospek yang cerah karena kacang tanah dapat digunakan sebagai salah satu bahan baku kegiatan industri yang menghasilkan produk olahan misalnya tahu, minyak, pasta, cookies lemak rendah, biskuit dan susu. Di negara amerika dan Eropa biji kacang tanah digunakan sebagai bahan pembuat mentega, kosmetika dan obat-obatan. Manfaat dan peranan kacang tanah yang strategis tersebut belum didukung oleh produksi nasional yang tinggi. Produduktivitas nasional hanya mampu menghasilkan biji kacang tanah sebesar 1,096 ton/ha dengan luas areal panen 628.100 ha dan produksi yang dicapai 688.345 ton. Angka ini tergolong sangat rendah dan belum optimum bila dibandingkan kebutuhan beberapa industri pangan dan pakan di Indonesia yang menggunakan bahan baku kacang tanah. Jumlah total kacang tanah yang dibutuhkan dalam industri pakan yang terdiri atas rumusan. konsentrat makanan ternak, unggas, ikan dan hewan-hewan lainnya adalah 80.160 ton, industri makanan yang menggunakan bahan dari kacang-kacangan sebesar 37.984 ton, industri pengupas dan pembersih sebesar 31.370 ton, industri tepung sebesar 583 ton, industri dari berbagai macam kerupuk dan keripik (peyek) sebesar 64 ton, industri es krim sebesar 54 ton, industri kue-kue basah sebesar 46 ton, industri pelumat buah-buahan dan sayuran sebesar 32 ton. Berdasarkan hal tersebut upaya pengembangan kacang tanah sangat diperlukan untuk meningkatkan produktivitas kacang tanah. Dalam upaya pengembangan, sekarang ini telah banyak dihasilkan bebagai genotipe kacang tanah, baik berupa varietas yang sudah dilepas maupun galur-galur yang masih dalam penelitian, seperti tiga varietas unggul baru tahun 1998, yaitu Singa, Panther dan Jerapah yang mempunyai potensi hasil 2 ton/ha. Berdasarkan uraian di atas dalam rangka mendukung program pembangunan pertanian, perlu adanya kegiatan penangkaran/perbenihan kacang tanah untuk memenuhi kebutuhan benih kacang tanah yang bermutu dan berkualitas.

Maksud dan Tujuan :
1.2 Tujuan dan Sasaran Tujuan pelaksanaan kegiatan Budidaya kacang tanah adalah untuk memenuhi kebutuhan benih kacang tanah yang bermutu dan berproduktivitas tinggi. Adapun sasarannya yaitu lokasi hamparan dengan luas 15 ha.

Tanggal Masuk Proposal :
07 Jun, 2018

Detail Proposal

Tahapan : Disposisi oleh Walikota

Nomor Surat Permohonan :
-

Tanggal Masuk LPJ :
-

Rencana Penggunaan Dana

Dana Proposal Disetujui
RENCANA ANGGARAN BIAYA USULAN BANTUAN BENIH KACANG TANAH KELOMPOK TANI BELUMBANG TANI Link. Belumbang Kelurahan Tegal Ratu Kecamatan Ciwandan Kota Cilegon Tahun 2019 Komoditi : Kacang Tanah Kecamatan : Ciwandan Kelurahan : Tegal Ratu Nama Kelompo Rp. 44.625.000,- Rp. 0,-
Total Rp. 44.625.000,- Rp. 0,-

Komentar